jump to navigation

Evaluasi Pembuatan tablet, granul Maret 20, 2012

Posted by muhlis3 in Berita Farmasi.
Tags: , , , , ,
trackback

Evaluasi Pembuatan Tablet

EVALUASI GRANUL
Parameter yang diamati adalah :
 uji homogenitas,
 uji sifat alir,
 uji kompresibilitas granul, dan
 uji distribusi ukuran granul.

Uji Sifat Alir (Aulton, 1988;Liebermann & Lachman, 1986)
• Uji Waktu Alir
Waktu alir adalah waktu yang diperlukan untuk mengalir dari sejumlah granul melalui lubang corong yang diukur adalah sejumlah zat yang mengalir dalam suatu waktu tertentu. Untuk 100 g granul waktu alirnya tidak boleh lebih dari 10 detik. Waktu alir berpengaruh terhadap keseragaman bobot tablet. Kecepatan alir granul Ampisilin adalah 25 g/8,8 detik.
• sudut diamnya dihitung dengan mengukur diameter dan tinggi tumpukan granul yang keluar dari mulut corong. Waktu alir dipersyaratkan dengan sudut diam tidak lebih dari 30 derajat
• Sudut Istirahat (_) Sifat Aliran
40 Sangat sukar

Uji Kompresibilitas (Aulton, 1988,FI IV 1995
Timbang 100 g granul masukkan ke dalam gelas ukur dan dicatat volumenya, kemudian granul dimampatkan sebanyak 500 kali ketukan dengan alat uji, catat volume uji sebelum dimampatkan (Vo) dan volume setelah dimampatkan dengan pengetukan 500 kali (V).
Perhitungan : I = V0 –V x 100%

Keterangan : I = indeks kompresibilitas(%);
Vo = volume granul sebelum dimampatkan (mL); V = volume granul setelah dimampatkan(mL). Syarat : tidak lebih dari 20%.

Kompresibilitas (%) Sifat Aliran
5 – 12 Sangat baik
12 – 18 Baik
18 – 23 Cukup
23 – 33 Kurang
33 – 38 Sangat kurang
> 38 Sangat buruk

Uji Kerapuhan Granul
• Kerapuhan granul yaitu gambaran stabilitas fisis granul.
• Dapat diamati lewat ketahanannya terhadap adanya getaran dengan menempatkannya di atas ayakan bertingkat yang digetarkan.
Persentase kerapuhan granul Ampisilin adalah 79,65 %.

Syarat umum tablet
Secara umum :
1. Aman
2. Manjur
3. Acceptable/dapat diterima

Tablet dikatakan baik bila:
1. Kuat dan tahan gesekan pada saat pengempaan, pengemasan, transportasi dan penggunaan.
Diuji dengan
a. Uji kekerasan dengan hardness tester
b. Uji Kerapuhan dengan friabilator
FI Belum mengatur kekerasan dan kerapuhan tablet, namun secara umum
Kekerasan tablet 4 – 6 kg/cm2
Kerapuhan tablet < 1 %
2. Kadar obat terpenuhi
FI menentukan kadar sediaan obat tergantung dari obat nya
Misal
Tab Belladonna 90 % – 110 %
Tab parasetamol 95% – 105 %
Tab Efedrin HCl 92,5 % – 107,5 %

3. Memenuhi keseragaman bobot dan zat aktif
4. Memenuhi ketersediaan hayati ( Bioavailabilitas)
obat dapat terlepas dari massa tablet dan terlarut, kemudian masuk kedalam pembuluh darah
5. Penampilan baik
6. Dapat mempertahankan sifat sifatnya

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: