jump to navigation

ANALISIS COST-EFFECTIVENESS PENGGUNAAN SEFTRIAKSON DAN SEFOTAKSIM PADA TERAPI PROFILAKSIS APENDEKTOMI DI RS PKU MUHAMMDIYAH YOGYAKARTA TAHUN 2006- 2007 Mei 24, 2012

Posted by muhlis3 in abstrak penelitian.
Tags: , , ,
trackback

Muhammad Muhlis, Woro Supadmi, Sri Aisyah Muhartati
Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan
Jl. Prof. Dr. soepomo, Janturan, Yogyakarta

INTISARI
Telah dilakukan penelitian berjudul analisis cost-effectiveness penggunaan seftriakson dan sefotaksim pada terapi profilaksis apendektomi di RS PKU Muhammdiyah Yogyakarta periode Januari 2006-Desember 2007. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui direct medical cost, cost-effectiveness ratio, dan untuk mengetahui obat yang lebih cost-effective seftriakson atau sefotaksim ditinjau dari perspektif rumah sakit.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bersifat retrospektif. Populasi penelitian ini adalah semua pasien rawat inap apendektomi yang memperoleh terapi profilaksis dengan seftriakson atau sefotaksim di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Populasi target penelitian ini adalah pasien rawat inap apendektomi yang memperoleh terapi profilaksis dengan seftriakson atau sefotaksim di kelas III RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta pada bulan Januari 2006-Desember 2007.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan direct medical cost pada pasien yang memperoleh terapi seftriakson adalah Rp.422.257, sedangkan yang memperoleh terapi sefotaksim adalah Rp.487.680. Cost-effectiveness ratio pada pasien yang memperoleh terapi seftriakson adalah Rp.105.564 per hari, sedangkan yang memperoleh terapi sefotaksim adalah Rp.162.560 per hari. Belum dapat menentukan obat mana yang lebih cost-effective.

Kata kunci : analisis cost-effectiveness, seftriakson, sefotaksim, antibiotka profilaksis apendektomi

ABSTRACT
A cost-effectiveness analysis of ceftriaxone and cefotaxim prophylactic antibiotics of appendectomy in PKU Muhammadiyah Hospital Yogyakarta from January 2006 to December 2007 has been studied. This study was aimed to explore the direct medical cost, cost-effectiveness ratio, and determine whether drugs of ceftriaxone or cefotaxim whose had more effective cost.
This study was rried out by descriptive retrospective design. The population was all inpatients of appendectomy getting prophylaxis antibiotics with either ceftriaxon or cefotaxim therapy in PKU Muhammadiyah Hospital Yogyakarta. The population target were the appendectomy patients in the third class of PKU Muhammadiyah Hospital Yogyakarta from January 2006 to December 2007.
The result indicated that direct medical cost of the patients getting ceftriaxone therapy was Rp 422.257, whereas the cost of the patients getting cefotaxim therapy was Rp 487.680. Cost-effectiveness ratio of whom getting ceftriaxone therapy was Rp 105.564/day, whereas the ratio of whom getting cefotaxim therapy was Rp 162.560. Finally, Have not been able to determine which drug is more cost-effective.

Keywords :Cost-effectiveness analysis, ceftriaxone, cefotaxim, prophylactic antibiotics, appendectomy.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: