jump to navigation

Gout/ penyakit asam urat Mei 25, 2012

Posted by muhlis3 in Berita Farmasi.
Tags: ,
trackback

Gout atau lebih sering dikenal sebagai penyakit asam urat merupakan kondisi yang sangat menyakitkan.
Penyakit asam urat di sebabkan tingginya kadar asam urat dalam darah akibat gangguan metabolisme protein purin. Normalnya, Nilai asam urat bagi wanita 2,4 – 6, untuk pria 3,0 – 7
Adanya peningkatan asam urat darah lainnya yaitu Terdapat kristal urat yang khas dalam cairan sendi, Terdapat tofus yang telah dibuktikan dengan pemeriksaan kimia, Terjadi lebih dari satu kali serangan nyeri di persendian, Adanya serangan di satu sendi, terutama sendi ibu jari kaki Sendi tampak kemerahan, Adanya pembengkakan tidak simetris di satu sendi,Tidak adanya bakteri saat terjadi serangan dan peradangan.


Gejala Asam Urat biasanya ditandai dengan Kesemutan dan linu,Nyeri terutama malam hari atau pagi hari saat bangun tidur,Sendi yang terkena asam urat terlihat bengkak, kemerahan, panas dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi.
Tetapi, gejala asam urat bisa dikurangi dengan menghindari makanan tertentu.
Berikut makanan yang harus dihindari oleh penderita gout (asam urat):
1. Alkohol
Bir dan anggur (wine) bisa memperburuk gout karena memiliki kandungan purin yang tinggi. Purin adalah zat yang akan terurai menjadi asam urat dan mengkristal, sehingga bisa menyebabkan asam urat.
2. Kafein dan Soda
Minuman yang mengandung kafein, seperti kopi dan teh, serta minuman berkarbonasi seperti soda dan beberapa minuman ringan lain mengandung purin dalam jumlah tinggi. Minuman ini harus dihindari oleh penderita gout.
3. Ikan
Beberapa jenis ikan dan kerang diketahui bisa menyebabkan serangan asam urat (gout), seperti trout, haddock, salmon, herring sardines, mussels, udang, ikan teri, dan scallops. Hindari Makanan laut: udang,kerang, cumi, kepiting. Makanan kaleng: kornet, sarden dan ekstrak daging,Telur, Kaldu atau kuah daging yang kental
4. Daging
Daging yang tinggi purin tidak boleh dikonsumsi dalam jumlah besar oleh orang yang menderita asam urat (gout).
Beberapa daging tersebut diantaranya adalah bacon, daging sapi muda, daging kalkun, daging kambing, dan jeroan (seperti lidah,ginjal, hati, dan jantung).
5. Sayuran
Beberapa sayuran yang mengandung purin dalam jumlah tinggi sebaiknya dihindari, seperti jamur, kembang kol, bayam, asparagus, dan kacang polong. hindari juga makanan emping, melinjo, kangkung dan bayam,Daun Singkong,Daun Jambu Mete,Asparagus,Buncis dan Kembang Kol.Hindari kacang-kacangan :Kacang Tanah, Kacang Hijau, Kacang Kedelai, Tempe, Tauco-,Tauge, Oncom-,Susu Kedelai
6. Makanan Lain
Makanan yang terbuat dari ragi seperti roti, saus krim, kaldu, dan kacang-kacangan harus dihindari karena mengandung purin tinggi. Menghindari makan buah durian,alpukat,nanas,air kelapa

Herba yang dapat digunakan untuk mengatasi penyakit asam urat

1. Sidaguri (sida rhombifolia)

Sidaguri adalah tanaman liar yang banyak tumbuh di tepi jalan, halaman berumput, hutan, sawah, dan tempat-tempat dengan sinar matahari langsung atau sedikit terlindung. Sidaguri mengandung alkaloid ephedrine, terutama pada bijinya, yang memiliki efek mendinginkan badan (anti demam), melancarkan pencernaan, menyusutkan jaringan (astringent), merangsang produksi air seni (diuretik) dan menguatkan stamina. Selain efektif untuk asam urat, sidaguri juga bermanfaat mengatasi hematuria, cystitis, kelemahan seksual dan kualitas sperma buruk.
2. Legundi (vitex negundo)

Bunga dan daun Legundi adalah salah satu herbal yang sangat efektif mengendalikan rasa sakit dan inflamasi karena artritis dan sciatica. Pohon legundi adalah semak merayap dengan tajuk tidak beraturan, aromatik, dan tinggi 1-4 m. Pohon ini dapat dijumpai sebagai tanaman liar di daerah hutan jati, hutan sekunder, di tepi jalan dan pematang sawah dan berbunga pada bulan Januari – Desember.
3. Habbatussauda (nigella sativa)
Habbatussauda atau jintan hitam telah digunakan lebih dari 2000 tahun oleh orang Yunani dan Timur Tengah untuk berbagai pengobatan. Efeknya yang anti radang sangat cocok untuk meredakan peradangan akibat asam urat. Selain itu, jintan hitam juga berkhasiat meredakan asma, flu dan alergi, mengurangi tekanan darah tinggi, mencegah batu empedu, mencegah kanker, dan banyak lainnya.
4. Salai guggul (boswellia serrata)
Tanaman ini banyak tumbuh di India dan Asia Selatan. Resin yang diambil dari pohon tanaman ini dimurnikan dan digunakan untuk mengatasi rasa sakit dan peradangan asam urat. Asam boswelik yang terdapat di dalamnya dikenal juga dapat mengurangi kolesterol dan melindungi hati terhadap bakteri endotoksin. Bagian non-asam dari ekstrak pohon salai guggul dapat menurunkan tekanan darah dan bersifat menenangkan.
5. Jahe Merah (zingiber officinale)
Jahe merah adalah herbal anti peradangan. Selain itu, jahe merah meningkatkan nafsu makan dan memperlancar sistem pencernaan dan pernafasan. Jahe merah membantu mengurangi peradangan di sendi dan membuang tumpukan asam urat dengan memperlancar sirkulasi darah.
6. Brotowali (tinospora cordifolia)
Brotowali dinilai sebagai salah satu herbal utama peningkat sistem imun tubuh (immuno-modulator). Karena sifatnya tersebut, brotowali membuat tubuh lebih sehat terhadap penyakit dan lebih awet muda. Selain meringankan asam urat, brotowali juga bermanfaat mengatasi diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi dan menyehatkan organ-organ vital tubuh.
7. Teh Hijau
Teh hijau mengandung banyak polifenol yang bekerja sebagai antioksidan pencegah serangan asam urat. Selain itu, teh hijau juga mengandung vitamin C dan vitamin E yang bermanfaat bagi penderita asam urat. Riset oleh universitas Michigan menunjukkan bahwa teh hijau mengandung senyawa yang disebut epigallocatechin-3-gallate (EGCG) yang mencegah produksi molekul penyebab inflamasi dan kerusakan sendi pada pasien asam urat.
8. Meniran (Phylanthus urinaria, Linn.)


Meniran dapat digunakan untuk meluruhkan asam urat. Meniran berkhasiat sebagai diuretik yakni mendorong keluarnya air seni. Dengan cara ini diharapkan kelebihan asam urat bisa segera dilepas keluar.
9. Salam (Syzygium polyanthum (Wight.) Walp.)
Pasti kita sudah tidak asing lagi dengan tanaman ini. Hampir semua orang menggunakan daun salam sebagai bumbu dapur. Namun tak banyak dari kita yang mengetahui manfaat salam terutama dari sisi kesehatan. Salam mengandung senyawa flavonoid yang berkhasiat luas sebagai antibiotik, antihistamin, antiarthritis, analgesik dan antiinflamasi. Sehingga salam dapat digunakan sebagai alternatif untuk menurunkan kadar asam urat, mengobati rematik.
10. Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa [Scheff.] Boerl.)


Tanaman yang berasal dari Papua ini sangat banyak sekali manfaatnya. Secara empiris mahkota dewa dapat digunakan untuk mengobati asam urat, rematik disamping juga bermanfaat untuk mengobati penyakit lainnya seperti kanker, diabetes, liver hipertensi, kolesterol, gatal-gatal, jerawat, dan bisul. Efek herbal dari mahkota dewa adalah hiperurinesia, anti radang sehingga dapat digunakan sebagai herbal anti asam urat. Masyarakat Maluku menggunakannya untuk obat asam urat dengan cara mensangrai bijinya, kemudian dibuat menjadi bentuk bubuk dan diseduh kemudian diminum.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: