jump to navigation

Bagaimana minum obat selagi puasa Juli 29, 2012

Posted by muhlis3 in Berita Farmasi, Kesehatan.
Tags: ,
trackback

By : Muhammad Muhlis

obat

Puasa bukan halangan untuk sehat, orang sakit yang perlu mengkonsumsi obat dapat pula melakukan puasa jika tidak mengganggu proses penyembuhan penyakitnya atau penyakitnya ringan.

Ada beberapa kiat cara mengkonsumsi obat selagi puasa

1. Bila aturan pakai 3 x sehari

Obat dapat diminum pada saat berbuka puasa, sebelum tidur ( sekitar jam 10 malam) dan pada saat sahur, kecuali obat obat tertentu yang memiliki rentang terapi sempit, misalnya teofilin, digoksin, fenitoin dan beberapa jenis antibiotika, maka cara mengkonsumsinya seaiknya di konsultasikan ke dokter yang merawat, atau sesuai petunjuk minum obat pada etiket obat.

2. Bila aturan pakai 2 x sehari

Obat dapat diminum pada saat berbuka puasa, dan pada saat sahur, kecuali obat obat maag golongan H2 bloker seperti ranitidin, cimetidin, dan famotidin sebaiknya di minum menjelang tidur dan sebelum makan sahur. Untuk obat obatan yg harus di minum setelah makan maka tetap di minum setelah makan.

3. Bila aturan pakai 1 x sehari

Obat dapat diminum pada saat ber buka atau pada saat sahur, yang penting konsisten, kecuali obat obat tertentu seperti :

  1. Obat obat golongan statin yang digunakan untuk menurunkan kolesterol harus diminum malam hari menjelang tidur.
  2. Obat obat diabetes (penyakit gula darah) golongan sulfonilurea, seperti glibenklamid, glimepirid, glikazid dapat diminum sebelum makan makanan utama pada saat berbuka puasa.
  3. Obat obat anti hipertensi sebaiknya diminum pada saat sahur
  4. Obat obat tukak golongan PPI (proton pump Inhibitor) seperti omeprazol, lansoprazol, pantoprazol dapat di minum sebelum tidur malam.

Beberapa obat jika digunakan selagi puasa tidak membatalkan puasa

  1. Obat tetes mata, tetes telinga, tetes hidung, atau obat yg di hirup melalui hidung, namun jika di hirup dan langsung masuk ke kerongkongan dapat dihindari
  2. Obat obat sariawan yang digunakan denagan cara di kumuratau oles, asal tidak tertelan
  3. Alat alat kesehatan atau caitan densinfektan, kontrasepsi, atau suppo dapat digunakan.
  4. Obat injeksi atau obat suntik kecuali cair infus yang mengandung zat gizi/makanan
  5. Gas oksigen, turbuheler untuk asma
  6. Anestesi lokal
  7. Zat zat yang penggunaan  nya pada kulit, misalnya plester, minyak gosok/param, salep

Ctt: dari berbagai sumber

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: