jump to navigation

menanam sayur sistem hydrophonic Juni 1, 2015

Posted by muhlis3 in Berita Farmasi, Bisnis, Hobi, Obat Tradisional.
Tags: , , ,
trackback

menanam sayur segar sehat, bebas insektisida dengan sistem hidrophonik

Menanam sayur kadang menjadi hobi, jika keterusan dapat juga menghasilkan uang atau menjadi peluang bisnis rumah tangga, penduduk perkotaan kadang memiliki lahan yang sempit untuk bercocok tanam , maka cara menanam hidrophonik menjadi alternatif.

Tanaman yang dapat ditanam secara hidrophonik adalah tanaman berdaun hijau, tetapi bukan tanaman besar, misalnya berkayu seperti rambutan. biasanya sayuran, buah buahan misalnya labu, strawberri, tomat dll

hidrophonik

sebagai bahan penampung air bisa menggunakan prolon seperti gambar diatas, bisa juga menggunakan botol atau wadah lain, hanya jika menggunakan botol kelemahannya air akan kekurangan oksigen, jadi jika menggunakan botol setidaknya 2 hari sekali di kocok supaya air mengandung oksigen

Karena tanaman hidrophonik, sumber utama nutrisi berasal dari air, jadi kita harus membuat air bernutrisi seimbang, misalnya :

Cara membuat sendiri nutrisi hidroponik, mari kita bahas di sini:

Bahan :

  1. Pupuk Urea 1000 gr
  2. Pupuk KCL 1000 gr
  3. Pupuk NPK 1000 gr
  4. Pupuk daun Gandasil ( Growmore ) 50 gr.

Peralatan

  1. Ember bervolume 20 liter
  2. Drum plastik bervolume 100 liter
  3. Timbangan digital
  4. Alat pengaduk
  5. Air sumur, air sungai
  6. Air PDAM tidak diperkenankan kecuali sudah diendapkan selama 7-10 hari.

Cara membuat :

  • Masukkan semua bahan yang telah ditimbang ke dalam ember volume 20 liter.
  • Tuangkan iar sumur sebanyak 20 liter ke dalam ember tersebut sedikit demi sedikit sambil diaduk-aduk. Selanjutnya pengadukan hingga air mencapai volume 20 liter dan tidak ada lagi pupuk yang masih mengkristal ( tidak ada endapan )
  • Tuangkan larutan pekatan tadi ke dalam bak penampungan volume 100 liter.
  • Kucurkan air sumur ke dalam bak penampungan sambil diaduk-aduk hingga penuh. ( mencapi volume 100 liter )

Larutan Nutrisi siap digunakan.

Atau menggunakan larutan MOL

MOL bisa digunakan untuk larutan nutrisi.
MOL yang bisa gunakan adalah mol tape yang sudah diencerkan. Cara membuatnya begini,
Bahan-bahan

– tape singkong / tape ketan (saya beli 1500 di pasar)
– 5 sendok gula pasir (gratis ambil di dapur)
– botol kosong ukuran 1-1,5 liter
Cara membuatnya
botol kita isi air hingga hampir penuh, lalu masukkan gula dan tape yang sudah dihaluskan, trus dikocok deh. lalu tutup (jangan tutup rapat agar gasnya bisa keluar) tunggu sekitar seminggu, jadi deh smile emoticon
untuk larutan nutrisi, encerkan MOL dengan perbandingan 1 bagian mol pekat : 15 bagian air.

atau menggunakan larutan kimia, yang disebut larutan A larutan B

Membuat larutan A dan B untuk tanaman hidrofonik

Komposisi Pekatan A
Kalsium nitrat: 1176 gram
Kalium nitrat: 616 gram
Fe EDTA: 38 gram

Komposisi B
Kalium dihidro fosfat: 335 gram
Amnonium sulfat: 122 gram
Kalium sulfat: 36 gram
Magnesium sulfat: 790
Cupri sulfat: 0,4 gram
Zinc sulfat: 1,5 gram
Asam borat: 4,0 gram
Mangan Sulfat: 8 gram
Amonium hepta molibdat: 0,1 gram

Kemudian melarutkan tiap-tiap komposisi A maupun B dengan air hingga 20 liter (bukan ditambah air 20 liter). Aduk hingga larut. Pekatan A dan pekatan B masing-masing 20 liter siap digunakan.

Membuat larutan siap pakai: Jika ingin membuat larutan sebanyak 20 liter, tuangkan pekatan A dan pekatan B masing-masing 0,6 liter.
Tambahkan air sebanyak 18,8 liter kemudian diaduk.
Dengan demikian larutan siap digunakan. Larutan tersebut memiliki EC 2,2 mS/cm.

Saya sudah mencoba, silahkan rekan rekan yang ingin mencoba..

Komentar»

1. Soegeng - November 21, 2015

hasilnya bagaimana ya mas? apakah efektif?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: