jump to navigation

7 langkah yang hendaknya diperhatikan ketika melaksanakan penyuluhan bidang kesehatan. September 7, 2016

Posted by muhlis3 in artikel kesehatan, Berita Farmasi, Kesehatan, Uncategorized.
Tags: , , ,
trackback

 

7 langkah yang hendaknya diperhatikan ketika melaksanakan penyuluhan bidang kesehatan.

 

1. Eksplorasi kebutuhan masyarakat di bidang Kesehatan

2. Merumuskan masalah kesehatan di masyarakat.

3. Menyusun skala prioritas masalah, prioritas utama menjadi target dilakukan penyuluhan dengan segera

4.  Membuat proposal topik penyuluhan dengan muatan  Misalnya saja dimulai dari menetapkan apa tujuan, sasaran, materi, metode penyampaiannya hingga jenis alat peraganya sampai kriteria apa saja untuk bahan evaluasi.

 

  a. Tujuan disesuaikan dengan rumusan masalah kesehatan prioritas

b. Sasaran, dalam menentukan sasaran yang harus diperhatikan  dari segi sasaran antara lain :

 

    a). Tingkat pengetahuan, ketrampilan dan sikap sasaran, Penyuluh harus mengetahui dalam tingkat mana sebagian besar dari sasaran itu berada. Setelah itu harus menghubungkannya dengan tujuan yang akan dicapai. Hal ini penting untuk dapat menentukan metode mana yang paling tepat.

b). Sosial budaya,  Penyuluh harus mengetahui adat kebiasaan sasaran, norma-norma yang berlaku dan statuskepemimpinan yang ada. Hal ini penting bukan saja dalam pemilihan metode penyuluhan tetapi juga dalam menentukan teknik-teknik penyuluhannya.

c). Banyaknya sasaran yang hendak dicapai oleh seorang penyuluh pada suatu waktu tertentu akan menentukan metode penyuluhan yang akan dicapai.

 

  c. Materi, disesuaikan dengan kebutuhan dan sasaran objek

d. Metode penyampaian,  Metode yang dapat dipergunakan dalam memberikan penyuluhan kesehatan adalah (Notoatmodjo, 2002 ) :

 

    a). Metode Ceramah adalah suatu cara dalam menerangkan dan menjelaskan suatu ide, pengertian atau pesan secara lisan kepada sekelompok sasaran sehingga memperoleh informasi tentang kesehatan.

b). Metode Diskusi Kelompok adalah pembicaraan yang direncanakan dan telah dipersiapkan tentang suatu topik pembicaraan diantara 5 – 20 peserta (sasaran) dengan seorang pemimpin diskusi yang telah ditunjuk.

c). Metode Curah Pendapat adalah suatu bentuk pemecahan masalah di mana setiap anggota mengusulkan semua kemungkinan pemecahan masalah yang terpikirkan oleh peserta, dan evaluasi atas pendapat tadi dilakukan kemudian.

d). Metode Panel adalah pembicaraan yang telah direncanakan di depan pengunjung atau peserta tentang sebuah topik, diperlukan 3 orang atau lebih panelis dengan seorang pemimpin.

e). Metode Bermain peran adalah memerankan sebuah situasi dalam kehidupan manusia dengan tanpa diadakan latihan, dilakukan oleh dua orang atu lebih untuk dipakai sebagai bahan pemikiran oleh kelompok.

f). Metode Demonstrasi adalah suatu cara untuk menunjukkan pengertian, ide dan prosedur tentang sesuatu hal yang telah dipersiapkan dengan teliti untuk memperlihatkan bagaimana cara melaksanakan suatu tindakan, adegan dengan menggunakan alat peraga. Metode ini digunakan terhadap kelompok yang tidak terlalu besar jumlahnya.

g). Metode Simposium adalah serangkaian ceramah yang diberikan oleh 2 sampai 5 orang dengan topik yang berlebihan tetapi saling berhubungan erat

h). Metode Seminar adalah suatu cara di mana sekelompok orang berkumpul untuk membahas suatu masalah dibawah bimbingan seorang ahli yang menguasai bidangnya.

 

  e. Media komunikasi Memilih Media

Media penyuluhan kesehatan adalah media yang digunakan untuk menyampaikan pesan kesehatan karena alat tersebut digunakan untuk mempermudah penerimaan pesan kesehatan bagi masyarakat yang dituju. Menurut Notoatmodjo (2005), media penyuluhan didasarkan cara produksinya dikelompokkan menjadi :

    a. Media cetak yaitu suatu media statis dan mengutamakan pesan-pesan visual. Media cetak terdiri dari :
      1) Booklet adalah suatu media untuk menyampaikan pesan kesehatan dan bentuk buku, baik tulisan ataupun gambar.

2) Leaflet adalah suatu bentuk penyampaian informasi melalui lembar yang dilipat. Isi informasi dapat berupa kalimat maupun gambar.

3) Selebaran adalah suatu bentuk informasi yang berupa kalimat maupun kombinasi.

4) Flip chart adalah media penyampaian pesan atau informasi kesehatan dalam bentuk lembar balik berisi gambar dan dibaliknya berisi pesan yang berkaitan dengan gambar tersebut.

5) Rubrik atau tulisan pada surat kabar mengenai bahasan suatu masalah kesehatan.

6) Poster adalah bentuk media cetak berisi pesan kesehatan yang biasanya ditempel di tempat umum.

7) Foto yang mengungkap informasi kesehatan yang berfungsi untuk member informasi dan menghibur.

 

    b. Media Elektronik yaitu suatu media bergerak dan dinamis, dapat dilihat dan didengar dalam menyampaikan pesannya melalui alat bantu elektronik, adapun macam media elektronik :
      1) Televisi

2) Radio

3) Video

4) Slide

5) Film

    c. Luar ruangan yaitu media yang menyampaikan pesannya di luar ruangan secara umum melalui media cetak dan elektronika secara statis, misalnya :
      1) Pameran

2) Banner

3) TV Layar Lebar

4) Spanduk

5) Papan Reklame

    Untuk menentukan media yang paling cocok paling tidak ada 6 (enam) pertanyaan yang perlu diajukan, antara lain :
      a. Siapa yang akan dilatih ?

b. Apa yang diharapkan dan mampu dilakukan oleh peserta didik ?

c. Dimana pelatihan akan diadakan dan berapa lama ?

d. Metode belajar apa yang digunakan ?

e. Media penyuluhan apa yang akan digunakan ?

f. Bagaimana mengetahui efektifitas pelatihan/penyuluhan ?

5. Pelaksanaan dari penyuluhan sudah direncanakan waktu dan tempatnya.

6. Menyusun beberapa kriteria penilaian dari hasil penyuluhan.

7. Merencanakan bagaimana tindak lanjut untuk proses selanjutnya setelah dilakukan penyuluhan serta hasil evaluasinya.

 

Langkah langkah penyuluhan metode ceramah

Persiapan

1. Menentukan tujuan.

2. Menenukan Sasaran,

3. Mempersiapkan Materi.

4. Topik yang dikemukakan hanya satu masalah sesuai dengan kebutuhan sasaran.

5. Mempersiapkan alat peraga yang sesuai dengan topic.

6. Menentukan waktu dan tempat.

7. Mempersiapkan bahan bacaan bila diperlukan.

 

Pelaksanaan

1. Perkenalan diri, sampaikan pula jika diakhir acara akan ada hadiah bagi yang dapat menjawab pertanyaan

2. Menjelaskan tujuan ceramah.

3. Menjelaskan pokok permasalahan yang akan dibahas.

4. Menyampaikan materi ceramah dengan suara yang jelas dan bahasa yang mudah dimengerti.

5. Pandangan penceramah dalam menyampaikan materi merata keseluruh sasaran.

6. Bila bisa selingi dengan humor.

7. Gunakan alat peraga untuk memudahkan pengertian pendengar dan bawakan ceramah secara santai.

8. Berikan kesempatan kepada sasaran untuk bertanya terhadap hal-hal yang kurang jelas.

9. Jawablah pertanyaan-pertanyaan sasaran dengan jelas dan menyakinkan.

10. Sebelum mengakhiri ceramah hendaknya penceramah menyimpulkan hasil ceramahnya.

 

 

Penilaian Ceramah dinilai berhasil apabila :

1. Ada respons dari pendengar dengan banyaknya pertanyaan.

2. Adanya usulan dari sasaran untuk meneruskan kegiatan ceramah.

3. Besarnya perhatian pendengar dari ceramah yang diberikan.

4. Penceramah bertanya kepada pendengar tentang materi yang dibawakannya dan pendengar dapat menjawab pertanyaan tersebut sekali tidak terhadap seluruh pendengar.

 

 

Langkah langkah penyuluhan metode Demonstrasi.

Persiapan

1. Menetapkan tujuan.

2. Menentukan materi.

3. Menentukan sasaran dengan latar belakangnya.

4. Menentukan waktu dan perkiraan lamanya waktu demonstrasi.

5. Menentukan alat-alat dan alat peraga yang akan digunakan.

6. Menyesuaikan materi yang akan disampaikan dengan demostrasi yang akan dilaksanakan

7. Mengecek segala persiapan secara keseluruhan serta peralatan yang sudah dipersiapkan.

 

Pelaksanaan

1. Menjelaskan tujuan demonstrasi.

2. Menciptakan suasana akrab dengan penampilan sikap yang ramah, sopan, dan memikat.

3. Menjelaskan materi yang akan didemonstrasikan dengan memperlihatkan ilustrasi melalui alat-alat yang dipakai secara teliti dan benar.

4. Memberikan tekanan yang dianggap penting dengan cara mengulang-ulang agar sasaran benar-benar mengerti dan mudah mengingatnya.

5. Memberikan kesempatan kepada beberapa orang sasaran untuk mendemonstrasikannya seperti apa yang telah diperagakan oleh penceramah.

6. Memberikan kesempatan untuk Tanya jawab.

 

Penilaian Keberhasilan demonstrasi dapat dilihat dari :

1. Banyaknya pertanyaan tentang materi dan prosedur yang didemonstrasikan dan jawaban yang diberikan dapat memuaskan sasaran.

2. Adanya permintaan untuk melaksanakan demonstrasi serupa atau yang lain dengan sasaran yang sama atau yang lain.

3. Nampak kepuasan dari sasaran setelah demonstrasi dilaksanakan.

4. Adanya laporan (penelitian) bahwa apa yang didemonstrasikan dapat dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari

 

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: